🔥 DOUBLE WINNER! Raih Nilai Sempurna 100, PA Nunukan Borong Dua Penghargaan Bergengsi dari KPPN!
Nunukan, 12 Agustus 2026. pa-nunukan.go.id
Bukan satu, tapi DUA! Kabar membanggakan menyelimuti Pengadilan Agama Nunukan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Di tengah hiruk pikuk pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), satuan kerja di bawah naungan Mahkamah Agung ini justru mencatatkan sejarah baru dengan menggondol dua piagam penghargaan sekaligus dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Nunukan di semester 1 tahun 2026. Bukan sekadar penghargaan biasa, prestasi ini diraih berkat capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang nyaris sempurna! Bahkan, untuk salah satu satker dengan kode 690175, Pengadilan Agama Nunukan berhasil meraih predikat "SEMPUNA" dengan rentetan angka 100 di hampir seluruh indikator! Luar biasa, bukan?

Acara silaturahmi, koordinasi, sekaligus pemberian piagam ini berlangsung khidmat di Ruang Tamu Terbuka Pengadilan Agama Nunukan pada pukul 10.00 WITA. Kehadiran tim KPPN Nunukan yang dipimpin langsung oleh Bapak Haris Roseno (Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker/PDMS) beserta jajaran, yaitu Bapak Fitroh Ariyanto Fauzi dan Bapak Wahyu Hartandi, disambut hangat oleh jajaran Pengadilan Agama Nunukan.
Mewakili pimpinan, Sekretaris Pengadilan Agama Nunukan selaku Kuasa Pengguna Anggaran dan Barang, Ibu Ika Kurnia Fitriani, didampingi Bendahara Pengeluaran Bapak Fauzi Firdaus, menerima langsung piagam tersebut. Senyum dan semangat kebersamaan begitu terasa dalam pertemuan yang mengusung tema sinergi untuk kemajuan bersama ini.

Apa saja sih yang dibawa pulang oleh Pengadilan Agama Nunukan? Cek selengkapnya:
- Piagam Pertama: Penghargaan sebagai IKPA Terbaik Semester I 2026 Kategori Pagu Sedang (Satker ID: 682295).
- Piagam Kedua: Penghargaan sebagai IKPA Terbaik Semester I 2026 Kategori Pagu Kecil (Satker ID: 690175).
Bahkan, berdasarkan "Rapor Satker" Semester I yang dirilis KPPN, Pengadilan Agama Nunukan dengan ID 682295 berhasil meraih predikat Sangat Baik, sementara ID 690175 sukses meraih predikat Sempurna. Komentar KPPN dalam rapor tersebut pun berbunyi: "Luar Biasa... mampu mencapai predikat Sempurna untuk kinerja pelaksanaan anggaran. Terima Kasih atas kerja keras dan kerja cerdasnya.". Kalimat ini menjadi bukti nyata bahwa kerja tim Pengadilan Agama Nunukan diakui kualitasnya.

Akan tetapi, acara ini tidak berhenti di pemberian piagam. Dalam sesi koordinasi yang hangat, Bapak Haris Roseno dan tim secara khusus menggali potensi kendala yang dihadapi Pengadilan Agama Nunukan. Hal ini dilakukan demi memastikan optimalisasi pengelolaan keuangan semakin ciamik ke depannya. Ibu Ika Kurnia Fitriani menegaskan bahwa selama ini Pengadilan Agama Nunukan selalu patuh dan sigap mengikuti setiap instruksi, arahan, serta visi-misi KPPN. Mulai dari penyaluran dana APBN, bimbingan teknis, hingga pengelolaan pelayanan perbendaharaan yang akuntabel, semuanya berjalan di atas rel yang benar.

Di balik kesempurnaan itu, terungkap satu tantangan yang saat ini menjadi fokus perhatian, yakni optimalisasi transaksi Cashless melalui Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Pengadilan Agama Nunukan mengakui masih adanya kendala koordinasi dan eksekusi pembuatan KKP dengan bank rekanan, yang disebabkan oleh ketidak-sinkronan data antara pusat dan daerah. Akan tetapi, jangan khawatir! Hal ini justru menjadi "Misi berikutnya" bagi Pengadilan Agama Nunukan dan KPPN. Dengan semangat kolaborasi yang telah terbangun, para pihak optimis kendala teknis ini akan segera teratasi. Targetnya jelas: membawa Pengadilan Agama Nunukan menuju pengelolaan keuangan yang 100% modern, transparan, dan bebas hambatan!

Acara yang penuh inspirasi ini ditutup dengan sesi foto bersama. Sembari mengenang momen bersejarah, jajaran Pengadilan Agama Nunukan dan KPPN berkomitmen untuk terus menjaga sinergi. Pengadilan Agama Nunukan membuktikan diri bukan hanya sebagai Role Model pengadilan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pengelolaan APBN yang profesional, akuntabel, dan santun (PASTI)!
"Prestasi ini adalah pukulan pertama di semester awal. Kami siap melesat lebih cepat di semester berikutnya!" – ujar Ibu Ika menutup perbincangan dengan penuh semangat.
- FauTzy